Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2023

Kisah puyang komering yang dapat berwubah wujud menjadi naga apakah benar?

Gambar
 CERITA PUYANG SYEKH NAGA BERISANG   Picture by: Detail Budaya Giwang Sumsel. Tidak akan habisnya jika kita mendengar tentang sejarah Komering dan adat istiadatnya kali ini saya bercerita tentang Puyang Syekh Naga Berisang adalah salah satu puyang yang berada di Desa Betung, Semendaway Barat, OKU Timur. Menurut cerita orang-orang tua dulu Sosok Puyang Naga Berisang ini pria yang sangat ganteng dan sakti madraguna. Beliau hidup sekitar akhir abad ke-15 dan awal abad ke-16. Mengapa disebut Naga Berisang karena sosoknya mampu merubah wujud menjadi seekor naga. Kalau sudah menjadi naga menurut ceritanya, Beliau mampu mengeringkan air di Sungai Musi, Sungai Komering, Sungai Ogan dan Sungai Lematang. Beliau pemimpin perang dari uluan. Yang jika ilir, Palembang, diserang beliau dipanggil untuk menghalau musuh. Jika air sudah surut disedot Beliau, maka musuh dari laut tidak bisa masuk ke Kota Palembang. Di Lampung Puyang Syekh Naga Berisang dianggap sebagai pemimpin penjelaja...

Bagaimana Penyebaran Islam Di Tanah Komering?

Gambar
  S ejarah Puyang Tuan Dipulau Dan Penyebaran Islam  D i Tanah Komering picture by: youtube oku timur 10 detik Tv Sa’id Hamimum Hamim atau sering di sebut oleh masyakat Puyang Tuan Dipulau adalah salah satu Wali Allah pembawa agama Islam di Ogan Komering Ulu Timur sekitar abad ke- 16, Sa’id Hamimum Hamim diberi gelar Tuan Di Pulau dikarenakan Makam Tuan Di Pulau berada di tengah-tengah pulau sungai komering , beliau menetap di Sumatera Selatan khususnya di Desa Campang Tiga. Di desa tersebut, beliau berdakwah dan menyebarkan agama Islam, Sa’id hamimum hamim atau puyang Tuan Di Pulau dinamakan masyarakat Campang Tiga Tuan karena tempatnya di Pulau. Puyang Tuan Di Pulau diperintahkan dari tanah suci ke pulau Jawa kemudian merambat-rambat ke Pulau Sumatera Selatan tepatnya di Palembang kemudian merambat ke Komering tepatnya di Campang Tiga. Puyang Sa’id Hamimum Hamim adalah orang keturunan Arab yang mengemb angkan dan menyebarkan agama Islam,  S...

Negeri ghaib yang berada di Talang Maluai apakah benar ada?

Gambar
  Menelusuri Fakta legenda Mistis Tiuh Sidom atau Negeri Ghaib gambar hanya ilustrasi Cerita Tiuh Sidom atau Negeri ghaib keberadaanya sudah lama terdengar di masyarakat komering khususnya Desa Campang Tiga, daerah Talang Maluai merupakan tempat berladang dan bertani oleh warga Desa Campang Tiga dari turun menurun dari zaman dahulu, Kata Sidom menurut bahasa bahari berarti artinya tanah atau daerah yang hilang, tenggelam, atau amblas dalam sekala luas. Menurut cerita yang melegenda ada orang - orang yang terperangkap di dalam negeri itu. Talang maluai merupakan cikal bakal kerajaan Sriwijaya sebelum perpindahan ibukota nya yang berada di sekitar kota palembang, di talang meluai konon ada kerajaan yang bernama Anggang Liu yang artinya tidak dapat dilalui, yang berkemungkinan berdiri antara tahun 7 - 15 masehi. Rajanya yang bernama ligaligu saudaranya kembarnya sri gading, ligaligu terkenal dengan kehebatanya kemudian rakyat nya pun memberi gelar Dapunta Hyang Sri Jayanaga, yang arti...

Apakah benar ibu kota Kerajaan Sriwijaya ada di Desa Minanga Oku Timur?

Gambar
Apakah Benar Ibu Kota Kerajaan Sriwijaya di Tanah Komering? picture by: jadiberita.com jika kita menceritakan tentang kisah di tanah Komering mungkin tidak akan habisnya inilah contoh keberagaman sejarah adat dan istiadat di tanah komering, baiklah mimin kali ini akan menceritakan tentang sejarah jejak kerajaan Sriwijaya di tanah Komering. Kerajaan Sriwijaya adalah sebuah kerajaan yang didirikan di wilayah Sumatra, Indonesia sekitar abad ke-7 hingga abad ke-13. Kerajaan ini terkenal dengan kekuatannya dalam perdagangan laut dan juga peradaban yang maju pada masanya. Kerajaan Sriwijaya juga diakui sebagai salah satu kerajaan pertama yang menguasai wilayah Nusantara. Di Oku timur pada masa klasik Hindu - buddha wilayah Oku Timur tentu saja terkait dengan prasasti kedukan bukit yang dibuat pada 23 april tahun 682 masehi, prasasti kedukan bukit menceritakan tentang perjalanan kerajaan Sriwijaya ke wilayah Minanga komering. Di tanah komering jejak kerajaan sriwijaya memang ada, dimana d...

Tiuh Silop/Dusun Ghoib Ini Terletak Di Pesisir komering?

Gambar
  Legenda Mistis Tiuh Silop gambar hanya ilustrasi Cerita tiuh silop atau dusun gaib/ dusun yang hilang kemungkinan berlokasi di Desa kartamulya Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, cerita ini cukup melegenda di kalangan masyarakat komering khususnya Desa Minanga Tengah, Minanga Besar, Betung dan Desa Tanjung Mas. Sudah bukan hal yang baru lagi cerita melegenda ini, keberadaan tiuh silop atau dusun gaib sangat melekat di telinga masyarakat komering. Dusun gaib ini berdasarkan cerita turun menurun masyarakat merupakan desa tua yang mendadak hilang secara gaib akibat suatu penyimpangan atau kesalahan yang dilakukan oleh masyarakat pada zaman itu. Sampai saat ini masyarakat lokal pun masih percaya dan menyakini keberadaan desa gaib itu, menurut cerita yang melegenda terkadang desa itu akan menunjukan eksistensinya atau keberadaanya dengan cara seseolah sedang ada acara besar - besaran yang meriah yang di adakan oleh negeri silop itu sendiri. Walau tak kasat mata warga lokal pun sering m...

Kisah Perang Di Desa Campang Tiga dalam melawan penjajahan Belanda

Gambar
Kisah perang di Desa Campang Tiga dalam melawan penjajah Belanda picture by @NUANSAPOTRET Campang Tiga adalah sebuah desa yang terletak sekitar 130 km dari kota palembang, dan terletak 102 km dari ibukota martapura. Tepat dipinggiran sungai komering yang masuk kedalam wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Pada zaman dahulu untuk mencapai Desa ini orang harus mendayung perahu sekitar 6 hari sedangkan untuk ke palembang hanya membutuhkan waktu 2 hari dengan mengikuti arus sungai, mengapa membutuhkan waktu 6 hari karena melawan arus Sungai Komering yang sangat deras dan kuat. Sebelum tahun 1930 satu - satunya akses menuju Desa ini menggunakan perahu dan barulah pada tahun 1930 dibuatnya jalur darat yang terbuat dari timbunan tanah liat dan kerikil seiring berjalanya waktu pada tahun 1990 dibuatnya jalur darat yang terbuat dari aspal dan juga jembatan beton yang menghubungi beberapa desa dan dusun. Kehidupan di desa ini  rata - rata bermata pencaharian petani padi. Desa Campang Ti...